Kantor
Jalan Mampang Prapatan Raya No. 84 A, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12970
Jam Operasional
Senin - Jumat : 08.00 - 16.00 WIB
Sabtu : 08.00 - 12.00 WIB
Kantor
Jalan Mampang Prapatan Raya No. 84 A, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12970
Jam Operasional
Senin - Jumat : 08.00 - 16.00 WIB
Sabtu : 08.00 - 12.00 WIB


Rayap sering dianggap hama biasa karena ukurannya kecil dan jarang terlihat. Padahal, rayap bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan rumah paling serius di Indonesia. Banyak orang baru sadar ada serangan rayap setelah kusen rapuh, plafon ambruk, atau furniture kayu mulai hancur dari dalam.
Iklim Indonesia yang lembap dan tropis membuat rayap sangat mudah berkembang biak. Karena itu, rumah tinggal, kantor, gudang, hingga bangunan baru sekalipun tetap berisiko terkena serangan rayap.
Berbeda dengan hama lain yang mudah terlihat, rayap biasanya menyerang dari dalam tanah atau bagian kayu yang tertutup. Itu sebabnya banyak pemilik rumah merasa rumahnya baik-baik saja, padahal struktur kayu di dalamnya sudah dimakan rayap.
Beberapa tanda yang sering ditemukan antara lain:
Masalahnya, saat tanda-tanda ini muncul, biasanya koloni rayap sudah berkembang cukup besar.
Rayap memakan material yang mengandung selulosa seperti kayu, kertas, kardus, hingga beberapa bagian furnitur rumah. Jika dibiarkan, kerusakan bisa menyebar ke:
Banyak kasus di Indonesia di mana pemilik rumah harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah hanya untuk mengganti bagian rumah yang rusak akibat rayap.
Masih banyak orang berpikir rayap hanya menyerang rumah lama. Faktanya, rumah baru pun bisa terkena rayap, terutama jika tidak memiliki perlindungan anti rayap sejak awal pembangunan.
Rayap tanah biasanya hidup di bawah permukaan tanah dan dapat masuk melalui celah pondasi, retakan kecil, atau area lembap di sekitar rumah. Bahkan sebelum rumah selesai dibangun, rayap sudah bisa mulai membuat jalur menuju bangunan.
Indonesia memiliki cuaca panas dan kelembapan tinggi hampir sepanjang tahun. Kondisi ini sangat ideal untuk perkembangan koloni rayap.
Selain itu, beberapa faktor berikut juga membuat rayap mudah muncul:
Karena itu, serangan rayap bukan hanya masalah kebersihan rumah, tetapi juga dipengaruhi kondisi lingkungan.